Cerpen : Rapat Triwulan Pertama
Soetiyastoko Seperti biasanya, ruang rapat itu selalu membuat tubuh menggigil. Kursi-kursi melingkari meja yang terbungkus beludru hijau, ditumpangi lembaran kaca
Read MoreSoetiyastoko Seperti biasanya, ruang rapat itu selalu membuat tubuh menggigil. Kursi-kursi melingkari meja yang terbungkus beludru hijau, ditumpangi lembaran kaca
Read MoreSoetiyastoko Tentang matahari terbenam, tentang senja sudah terlalu banyak ditulis atau diabadikan dalam foto dan video. Meskipun demikian, selalu saja
Read MoreSoetiyastoko Angin dari tadi sore berhembus kencang dan arahnya berubah-ubah. Rumpun bambu menari kesana-kemari, dengan musiknya sendiri. Derit-derit gesekan antar
Read MoreSoetiyastoko Para magister dan doktor itu berduyun-duyun meninggalkan aula kampus. Acara yang dalam undangan disebut “Rapat Besar Dosen Dengan Pimpinan
Read MoreSoetiyastoko Sudah enam bulan, mungkin lebih seminggu, sejak terakhir kali daun-daun itu diborong tengkulak. Pucuk-pucuk hijau muda telah menjulur, dengan
Read MoreSoetiyastoko Lama rasanya menunggu jam 13 di hari sabtu ini. Semua laporan sudah tuntas kubuat. Tadi yang terakhir, laporan keuangan
Read MoreSoetiyastoko Entah seberapa merah telinga tertekan gawai, tapi sudah terasa basah-keringat. Dari seberang masih berloncatan kalimat-kalimat pucat, … “Beuty, sebenarnya
Read MoreOleh : Soetiyastoko Sudah enam bulan, mungkin lebih seminggu, sejak terakhir kali daun-daun itu diborong tengkulak. Pucuk-pucuk hijau muda telah
Read MoreOleh : Soetiyastoko Seperti biasanya, ruang rapat itu selalu membuat tubuh menggigil. Kursi-kursi melingkari meja yang terbungkus beludru hijau, ditumpangi
Read MoreSoetiyastoko Sungguh, aku tak ingin berdebatKalimat-kalimat ayahkuresapiMata-nya mencari keraguan di wajah-kudi gerak tubuh-kudi cara duduk-ku Telapak tangannya yang kurus-keriput genggam
Read More