Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK PGRI Larangan
Prodi Ilmu Hukum S1 Fakultas Hukum Universitas Pamulang melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK PGRI Larangan yang diadakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 s/d Jumat, 31 Oktober 2025, dan dihadiri oleh Kepala Sekolah yaitu Bapak Riskon Arifiyanto, S.Pd., Guru serta siswa SMK PGRI Larangan.
Acara dibuka dengan sambutan Bapak Candra Nur Hidayat S. H., M. H. Selaku Ketua Pengusul Pengabdian Kepada Masyarakat. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan PKM ini.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada SMK PGRI Larangan yang sudah bersedia dan membantu terlaksananya acara ini. Semoga acara ini dapat bermanfaat untuk siswa siswi SMK PGRI Larangan” ucapnya.
Kepala Sekolah Bapak Riskon Arifiyanto, S.Pd.juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang atas penyelenggaraan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.
“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dapat bermanfaat khususnya untuk siswa dan siswi kami di SMK PGRI Larangan.” ucapnya.
Selanjutnya memberikan pemaparan materi mengenai Penumbuhan Kesadaran Berpolitik di Kalangan Siswa SMA melalui Edukasi Partisipasi dalam Pemerintahan.
Kesadaran berpolitik di kalangan generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), masih tergolong rendah. Sebagian besar siswa belum memahami pentingnya peran warga negara dalam pemerintahan serta menganggap politik sebagai hal yang jauh dari kehidupan mereka. Padahal, pemahaman politik yang sehat merupakan fondasi bagi terbentuknya masyarakat demokratis dan partisipatif. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun 2024, partisipasi pemilih pemula hanya mencapai sekitar 65%, yang menunjukkan rendahnya kesadaran politik remaja terhadap proses demokrasi di Indonesia.
Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah minimnya pendidikan politik yang bersifat edukatif dan kontekstual di lingkungan sekolah. Sebagian besar siswa memandang kegiatan politik sebatas perebutan kekuasaan, bukan sebagai sarana partisipasi warga negara dalam pengambilan keputusan publik. Kurangnya media pembelajaran yang menarik juga menyebabkan siswa tidak tertarik untuk memahami sistem pemerintahan dan hak-hak politik mereka.
Sebagai solusi, tim dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang mengusulkan kegiatan “Penumbuhan Kesadaran Berpolitik di Kalangan Siswa SMA melalui Edukasi Partisipasi dalam Pemerintahan”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran politik siswa melalui metode penyuluhan interaktif, simulasi demokrasi sekolah, diskusi kelompok, dan kompetisi ide bertema “Siswa untuk Demokrasi”. Metode pembelajaran yang digunakan menggabungkan pendekatan partisipatif dan kontekstual, sehingga siswa dapat memahami konsep pemerintahan dan politik secara menyenangkan, relevan, dan aplikatif.

