AKTIVITAS KAMPUSPKM (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)

PKM Dosen FH UNPAM di SMK Mitra Bakti Husada Bekasi

Pada hari Senin 23 September 2024 s/d Rabu 25 September 2024 telah dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang di SMK Mitra Bakti Husada Bekasi.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh Kepala Sekolah SMK Mitra Bakti Husada Bekasi yaitu Drs. Sulistyono, yang telah mengapresiasi kegiatan PKM ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak ibu Dosen yang berkenan memberikan pemaparan materi pada tiga hari ini, semoga dapat bermanfaat untuk para siswa dan siswi kami”.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua Pengusul PKM yaitu I Made Dermawan, S.H., M.Kn. “Pada kesempatan kali ini kami ucapkan terima kasih kepada pihak Sekolah SMK Mitra Bakti Husada Bekasi yang telah memberikan kesempatan kepada kami sehingga kami dapat melaksanakan PKM”.

Acara dimulai dengan pemaparan materi oleh Dr. Aria Dimas Harapan, S.H., M.H. dan Hambali, S.H., M.H. dengan tema Pencegahan Terhadap Bahaya Narkoba Pada Remaja.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya. Menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 Nomor 35 tahun 2009 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat atau obat baik yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, yang bersifat alamiah, sintetis atau semisintetis sehingga menimbulkan penurunan kesadaran, halusinasi, dan rasa rangsang. Obat-obat tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan. Penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda kian meningkat di Indonesia, penyimpangan perilaku anak muda tersebut dapat membahayakan generasi kedepan bangsa ini karena seseorang yang ketergantungan narkoba akan merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh.

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Pada masa ini, kebanyakan kalangan muda cenderung mengikuti apa yang teman-teman mereka lakukan dan memiliki tingkat keingintahuan yang tinggi untuk mencoba-coba atau mengikuti trend/gaya hidup. Hal tersebut berpotensi merusak otak secara permanen yang tidak bisa dikembalikan secara normal dan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan, sehingga mereka rentan untuk melakukan hal-hal beresiko seperti seks bebas. Sesuai dengan data yang ada menunjukkan jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja/muda.

Bahaya penyalahgunaan narkoba memiliki dampak yang merugikan tidak hanya bagi orang yang menggunakan, melainkan juga keluarga, dan lingkungan tempat tinggalnya.

Apa saja bahaya penggunaan narkoba bagi kesehatan?

1. Gangguan kesehatan fisik dan mental 

Penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan kerusakan serius pada kesehatan fisik dan mental seseorang.

Pengguna narkoba berisiko mengalami gangguan kardiovaskular, kerusakan organ internal, gangguan pernapasan, kerusakan otak, dan kerusakan sistem saraf pusat. 

Selain itu, penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini juga mengakibatkan masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan gangguan mental lainnya.

2. Ketergantungan

Salah satu bahaya utama dari penyalahgunaan narkoba adalah terjadinya ketergantungan.

Pengguna narkoba yang telah menjadi pecandu akan mengalami keinginan yang kuat dan tidak terkendali untuk menggunakan narkoba secara terus-menerus. 

Ketergantungan ini dapat mengganggu kehidupan mereka secara menyeluruh, termasuk hubungan personal, pekerjaan, dan kesejahteraan sosial.

3. Gangguan perilaku dan kriminalitas

Bahaya narkoba bagi kesehatan lainnya adalah risiko terjadinya gangguan perilaku dan kriminalitas.

Pengguna narkoba cenderung terlibat dalam kegiatan ilegal untuk memperoleh narkoba. Contohnya seperti pencurian, penipuan, dan perdagangan narkoba. 

Selain itu, pengguna narkoba yang sedang dalam pengaruh zat juga dapat menjadi agresif, tidak dapat dikendalikan, dan berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.

4. Penurunan potensi diri

Efek narkoba dapat mengakibatkan kehancuran karier dan pendidikan seseorang.

Pengguna narkoba sering kali kesulitan mempertahankan pekerjaan atau mencapai prestasi akademik yang baik.

Dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba, seperti penurunan produktivitas, absensi yang tinggi, dan konsentrasi yang buruk.

5. Masalah ekonomi

Akibat narkoba juga dapat menyebabkan masalah keuangan yang serius.

Pengguna narkoba seringkali menghabiskan sejumlah besar uang untuk membeli narkoba, yang dapat menyebabkan kebangkrutan, utang, dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Selain itu, pengguna narkoba juga cenderung terlibat dalam kegiatan ilegal untuk mendapatkan uang, yang dapat meningkatkan risiko konflik dengan hukum.

6. Merusak hubungan sosial

Efek narkoba seringkali merusak hubungan sosial seseorang dengan keluarga, teman, dan masyarakat secara umum.

Pengguna narkoba dapat kehilangan kepercayaan dan dukungan dari orang-orang terdekat mereka karena perilaku yang tidak stabil dan penyalahgunaan narkoba. 

Hal ini dapat menyebabkan isolasi sosial, perpecahan keluarga, dan kesulitan membangun hubungan yang sehat.

7. Meningkatkan risiko penularan penyakit menular

Overdosis narkoba dapat menyebabkan keracunan yang parah dan berpotensi fatal.

Selain itu, pengguna narkoba juga berisiko tinggi terkena penyakit menular seperti HIV/AIDS dan hepatitis akibat penggunaan jarum suntik yang tidak steril atau berbagi jarum suntik dengan pengguna narkoba lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *