Jejaring, Inspirasi, Solusi
☘️🌺🌺🌺☘️
Soetiyastoko
Dalam dunia yang fana ini, segala makhluk hidup dimampukan-Nya untuk tumbuh berkembang hingga puncaknya lalu menyusut.
Sebagaimana tumbuhan penghias dunia. Kuncup bunga perlahan mekar indah , kelopak-kelopaknya mewangi. Lanjutnya layu dan berguguran.
Begitupun manusia, proses itu dilalui dalam masa yang lebih panjang. Dengan berbagai kemungkinan yang lebih banyak.
Akankah tumbuh jadi bagian solusi untuk sesamanya. Atau menjalar jadi sumber masalah bagi sesamanya.
Tergantung langkah hebat yang ditempuh dan lingkungan yang dipilih untuk bertumbuh.
Lingkungan dan jejaring sosial, amat mempengaruhi pertumbuhan moral, etika, mentalitas, daya juang atau kegigihan seseorang.
Hal di atas menentukan konsistensi seseorang. Akankah terus dalam kebaikan-kepatuhan atau justru senang berenang di kemaksiatan.
Sebagai warga Bangsa yang bercita-cita mulia, sebagai pasangan yang menuju pelaminan. Berpengharapan dan bermohon tumbuh menjadi keluarga yang SAKINAH, MAWADAH WAROHMAH. Itu sesuatu yang mulia, namun jadi tidak bermakna, bila tidak diikuti dengan ikhtiar bin action yang sejalan.
Atau dalam bahasa Betawi disebut “OMDO”, omongan doang. Dalam bahasa Jawa “NGOMYANG” ngomong ngalor-ngidul.
Berhenti pada wacana saja, tanpa action yang menunjang, tanpa ikhtiar yang sejalan.
Diantara ikhtiar itu, semestinya memilih, berjiwa besar, ikhlas, membangun serta memperluas lingkup pergaulan yang positif.
Setiap kali setiap kesempatan, tambah-lah rekan yang bermental dan prilaku positif. Tidak koruptif, tidak yang manipulatif.
Ada kesetaraan, ada semangat untuk saling mengingatkan dan menasehati.
Perluas jaringan-jejaring, untuk saling memberi dan menerima inspirasi positif.
Agar terus berlanjut tumbuh menjadi bagian dari solusi, terhadap berbagai tantangan kehidupan. Demi kemajuan bangsa dan negara serta kemanusiaan. Jejaring yang tanpa batas, tanpa sekat.
Salah satu contoh proses dan prosesi positif sebagaimana di atas, terbukti dapat diwujudkan.
Tentu saja dibutuhkan adanya para pelopor penggerak, mereka yang menjadi motor sebuah lingkungan sosial
Paguyuban BPA yang berlokasi di Desa Pagedangan Kec. PAGEDANGAN , Kab. Tangerang, Prov. Banten, adalah salah satu contoh nyata.
Paguyuban BPA, alhamdulillah, telah bersemi menghadirkan solusi-solusi di lingkungannya.
Jika ada yang menolak dan sikap yang berseberangan; begitulah kehidupan.
Kebaikan itu harus diperjuangan. Sebagian dari ilmu, kecerdasan, kemampuan seseorang, adalah hak orang lain.
Ditunaikan dengan memberi dan mewujudkan manfaat bagi orang lain.
Di mana ada Indomart di situ ada Alfartmart.
Hidup adalah pilihan. Setiap manusia telah “di instal” katahati alias nurani. Para bijak berkata bahwa bisikan kalbu, adalah suara Tuhan, yang mengarahkan kepada kebaikan.
Sedangkan bisikan hasrat kesewenangan dan kesenangan jahiliyah
adalah magnet-magnet kesenangan yang menarik menuju kemaksiatan. Konon, hal seperti itulah yang dibisikan, syetan.
Sebagaimana surga dan neraka, ibadah dan maksiat akan selalu ada di dunia. Pergulatannya berlanjut hingga akhir jaman.
Apakah diri kita akan menjadi bagian penyesalan atau bersyukur ? Kita diberi-Nya otoritas bin kewenangan dan kecerdasan untuk memilih.
Jadi bagian dari masalah atau justru menjadi sisi solutif dan inspiratif.
Pesona Ciputih, Bogor, Minggu 04/12/2022 06:42:34
Terima kasih, kepada seluruh anggota Warga Paguyuban BPA dan para Tokoh masyarakat BPA. Upaya positif, biasa menemui tantangan. Selamat berjuang demi kebaikan dan kesejahteraan bersama. Jadi bagian solusi Bangsa, minimal di BPA.
