AKTIVITAS KAMPUSPKM (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)RUANG MAHASISWA

“ARTIFICIAL INTELLIGENCE(AI) :  ETIKA DAN IMPLEMENTASI DALAM PENDIDIKAN GUNA MENINGKATKAN PENGALAMAN BELAJAR DALAM ERA DIGITALISASI PADA SMK FALATEHAN KOTA TANGERANG SELATAN”
Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Falatehan Kota Tangerang Selatan

Mahasiswa/i Fakultas Hukum Universitas Pamulang melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Falatehan Tangerang Selatan yang diadakan pada 16-19 Juni 2024, dan dihadiri oleh siswa-siswi SMK Falatehan Kota Tangerang Selatan, serta Kepala Sekolah Bapak Saidih,S.Ag,M.Mpd

Acara dibuka dengan sambutan Ibu Dian Ekawati, S.H., M.H. Selaku Dosen Pembimbing Pengabdian Kepada Masyarakat. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan PKM ini.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada SMK Falatehan  khususnya kepada Bapak Saidih,S.Ag,M.Mpd. serta jajarannya yang sudah mengijinkan dan membantu terlaksananya acara ini. Semoga acara ini dapat bermanfaat untuk siswa-siswi SMK Falatehan” ucapnya.

Bapak Saidih,S.Ag,M.Mpd. selaku Kepala juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang atas penyelenggaraan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. “Semoga dengan terselenggaranya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dapat bermanfaat khususnya untuk masyarakat Kelurahan Kademangan.” ucapnya.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 pagi dengan sambutan dari dosen pembimbing dan kepala sekolah. Selanjutnya kelompok 2 yang diwakilkan oleh saudara Kukuh Dwi Waskhito, Dhafi Achmad Fauzan, Duma Novianty Hutagaol, Muhammad Rizky Dwiputra, dan Muhammad Irvan Al-Harris,  memberikan pemaparan materi mengenai “Artificial Intelligence (AI) :  Etika Dan Implementasi Dalam Pendidikan Guna Meningkatkan Pengalaman Belajar Dalam Era Digitalisasi” Artificial Intelligence atau kerap dikenal dengan AI adalah sejenis teknologi di bidang ilmu komputer yang memiliki kemampuan khusus untuk memecahkan masalah. Dengan kecerdasannya yang disebut-sebut mampu menyaingi kemampuan kognitif manusia, teknologi AI nyatanya mampu membantu beragam pekerjaan manusia dari yang mudah sampai yang rumit sekalipun. Sebagai contoh Artificial Intelligence (AI) yang sudah marak digunakan adalah ChatGPT. Sejak akhir 2022, teknologi AI yang satu ini dirilis oleh Open AI dan cukup menarik perhatian banyak orang. Di mana, kehadirannya mampu menopang berbagai bentuk pekerjaan manusia seperti pencarian informasi jauh lebih cepat, brainstorming ide, maupun membantu mencari referensi tugas akademik. Hal ini semakin menegaskan betapa bergunanya teknologi AI bagi kehidupan sehari-hari.

Type AI sesuai fungsinya dapat dibedakan menjadi 4 (empat) type yaitu :

  1. Reactive machines (Mesin hanya akan merespon hal yang sudah diprogramkan secara terus menerus sesuai skenario yang sudah ditentukan).
  2. Limited  memory (AI) yang sudah mampu mengambil keputusan dengan menggunakan data/pengetahuan dari kejadian yang telah dipelajari sebelumnya. AI type ini Mampu menyimpan data sebelumnya dalam kurun waktu tertentu dan mesin ini mampu belajar dari kejadian sebelumnya.
  3. Theory of Mind (ToM), yaitu sistem AI yang mampu memahami secara mendalam segala yang berhubungan dengannya dan meresponnya dengan tepat. “Pemahaman” ini mencakup emosi, sistem kepercayaan, pola berpikir dan berbagai faktor yang mempengaruhi proses berpikir mereka dan memanfaatkan informasi itu untuk membuat keputusan yang tepat.  Kemampuan ToM ini meliputi mengenali empsi, menjadi pemain dalam sebuah permainan, memahami konteks percakaan dan meresponnya, menjadi robot sosial yang mampu emosi dan orang dan merespon tindakan pemain.
  4. Self- Aware, yaitu model AI yang total. Pada tipe kecerdasan buatan semacam ini, mesin sudah memiliki kesadaran yang setingkat dengan manusia. Selain memahami keadaan emosional manusia, ia juga sudah mulai memiliki emosinya sendiri dan memahami keberadaan dirinya didunia ini. Kecerdasan buatan jenis ini merujuk pada kemampuan suatu sistem AI untuk memiliki pemahaman dan kesadaran terhadap dirinya sendiri, sebagaimana manusia memiliki kesadaran tentang diri mereka sendiri dan mampu merefleksikan keadaan diri. Namun saat ini self aware masih dalam konteks teoritis

Pada konteks pendidikan, meskipun konsep kecerdasan buatan tipe self-aware masih dalam tahap teoretis, ada beberapa aplikasi AI yang sangat canggih dan berpotensi mendukung pendidikan, yaitu menciptakan sistem pembelajran yang adaptif, sebagi tutor bagi siswa yang membantu siswa dalam memahami pelajaran, menilai pekerjaan siswa secara otomatis termasuk ujian dan tugas, mengembangkan keterampilan sosial dan emosional siswa dan menganalisis data pembelajran dan mengambil keputusan.

Kelebihan dan Kekurangan Artificial Intelligence (AI) Kelebihan AI

AI memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menjadi teknologi yang sangat menjanjikan di berbagai bidang, yaitu :

1.Kemampuan Analitik

AI mampu menganalisis data dengan cepat dan akurat, bahkan dalam jumlah yang sangat besar. Hal ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik dan prediksi yang lebih akurat.

2.Efisiensi Tinggi

Dengan kecepatan pemrosesan yang tinggi, AI dapat menyelesaikan tugas-tugas dengan cepat dan akurat. Hal ini membantu menghemat waktu dan biaya dalam banyak bidang, seperti manufaktur, perbankan, dan logistik.

3.Pembelajaran Mandiri

AI mampu belajar dari data yang ada dan meningkatkan kinerjanya seiring waktu. Dengan demikian, sistem AI dapat terus berkembang dan menjadi lebih cerdas seiring berjalannya waktu.

4.Pengambilan Keputusan yang Objektif

AI dapat memproses data secara objektif tanpa dipengaruhi oleh emosi atau bias manusia. Hal ini dapat mengurangi kesalahan dan meningkatkan akurasi dalam pengambilan keputusan.

Kekurangan AI

Meskipun memiliki banyak kelebihan, AI juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan :

  • Ketergantungan pada Data

Performa AI sangat bergantung pada data yang digunakan untuk pelatihan. Jika data yang digunakan tidak representatif atau terkontaminasi oleh bias, maka sistem AI dapat menghasilkan hasil yang tidak akurat atau tidak adil.

  • Keterbatasan Pemahaman Konteks

AI cenderung memiliki pemahaman yang terbatas dalam memahami konteks yang kompleks. Misalnya, dalam pemrosesan bahasa alami, AI mungkin tidak mampu memahami makna yang tersembunyi atau nuansa dalam percakapan.

  • Keamanan dan Privasi

Penggunaan AI dapat melibatkan risiko keamanan dan privasi data. Data yang dikumpulkan dan digunakan oleh sistem AI dapat rentan terhadap serangan atau penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berwenang.

  • Penggantian Pekerjaan Manusia

Kemampuan AI untuk mengotomatisasi tugas-tugas dapat mengancam pekerjaan manusia. Pekerjaan yang sederhana dan berulang dapat digantikan oleh sistem AI, sehingga mempengaruhi lapangan pekerjaan tertentu

Tinjauan Umum Tentang Penerapan AI Dalam Kegiatan Pembelajaran

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi salah satu teknologi yang paling menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir. Kemampuannya untuk mengolah data secara cepat dan mendapatkan pola-pola tertentu telah membuat Al menjadi alat yang sangat berpotensi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan anak. Penerapan Al dalam pendidikan anak dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan anak. Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan Al dalam pendidikan anak.

  • Pembelajaran Adaptif

Salah satu keunggulan utama Al dalam pendidikan anak adalah kemampuannya untuk memberikan pembelajaran yang adaptif. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data tentang kemampuan dan kebutuhan siswa, Al dapat menyusun program pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman masing-masing anak. Hal ini memungkinkan setiap anak mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses belajar-mengajar.Platform pembelajaran adaptif berbasis Al dapat digunakan untuk menyediakan pengalaman pembelajaran yang personal dan disesuaikan dengan setiap anak. Platform ini menggunakan teknologi Al untuk memantau kemajuan belajar anak-anak. mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian lebih, dan menyusun konten pembelajaran yang relevan. Dengan adanya platform ini, anak-anak dapat belajar dengan tempo mereka sendiri, sambil tetap diberikan tantangan yang sesuai dengan kemampuan mereka.

  • Tutor Virtual

Dalam beberapa tahun terakhir, tutor virtual berbasis Al semakin populer dalam pendidikan anak. Tutor virtual berbasis Al dapat memberikan bantuan belajar kepada anak-anak secara individual. Aplikasi ini menggunakan teknologi Al untuk memahami pertanyaan dan kebutuhan anak, memberikan penjelasan yang jelas, serta memberikan umpan balik yang sesuai. Tutor virtual dapat berinteraksi dengan anak-anak melalui suara atau teks, sehingga anak-anak dapat belajar secara mandiri dan mendapatkan bantuan tambahan jika diperlukan.Melalui pengembangan tutor virtual. Al dapat digunakan untuk mengembangkan sistem rekomendasi yang dapat merekomendasikan materi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan kemampuan anak-anak. Sistem ini dapat menganalisis data tentang preferensi dan tingkat pemahaman anak-anak, serta memberikan rekomendasi materi yang relevan dan menarik bagi mereka. Dengan adanya sistem rekomendasi ini, anak-anak dapat merasa lebih terlibat dalam pembelajaran dan lebih termotivasi untuk belajar.

  • Pengenalan Emosi

Al juga dapat digunakan untuk mengenali dan memahami emosi anak-anak. Melalui analisis suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh, Al dapat mengidentifikasi emosi anak dan memberikan respon yang sesuai. Misalnya, jika Al mendeteksi bahwa seorang anak sedang mengalami kebingungan atau frustrasi, ia dapat menawarkan bantuan tambahan atau memberikan penjelasan ulang. Dengan kemampuan ini, Al dapat membantu anak-anak mengelola emosi mereka dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung.

  • Evaluasi Otomatis

Al juga dapat digunakan untuk mengotomatisasi proses evaluasi dalam pendidikan anak. Misalnya, Al dapat menganalisis hasil tes atau tugas yang dikerjakan oleh anak-anak dan memberikan umpan balik secara otomatis. Aplikasi Al akan menganalisis jawaban anak-anak dan memberikan umpan balik secara instan.Dengan adanya evaluasi otomatis ini, anak-anak dapat memperoleh umpan balik yang lebih cepat dan lebih terperinci,dalam pembelajaran anak-anak. Hal ini dapat menghemat waktu dan tenaga bagi guru, sehingga mereka dapat fokus pada aspek aspek lain dalam pengajaran. Selain itu, dengan analisis data yang mendalam, Al dapat memberikan wawasan tentang perkembangan anak dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan kognitif dan sosial.

▪︎ Pembelajaran Berbasis Game

Al dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang menarik dan interaktif melalui permainan edukatif. Dengan menggabungkan elemen-elemen permainan dan kecerdasan buatan, pembelajaran berbasis game dapat meningkatkan motivasi dan minat anak-anak dalam belajar. Al dapat mengatur tingkat kesulitan permainan serta antarmuka yang sesuai berdasarkan karakter serta ketertarikan anak pada beragam hal, sehingga dapat menimbulkan kesan yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak

Setelah pemaparan materi dilakukan sesi tanya jawab dan pemberian doorprize oleh tim PKM untuk memastikan pemahaman materi yang disampaikan kepada peserta. Acara ditutup dengan foto bersama serta pemberian cindera mata untuk SMK Falatehan Kota Tangerang Selatan atas apresiasi atas partisipasinya dalam kegiatan PKM ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *