Puisi | Sebatang Rokok
Eyang Tiyas
Lelaki dan bau alkohol
adalah ketidakberdayaan
Kultur jantan yang disalah artikan,
pendekar dewa mabuk
terlanjur diidola-kan
Anak-anak es-el-a merasa gagah,
mabuk sempoyongan
Lengkapi diri, jarum suntik,
bong-sabu
dan
lintingan ganja
Semuanya dimulai dari sebatang rokok, …
Aneh dan rusak !
Tetapi
kita
terbiasa
riang
menyimak iklan tembakau
Layang-kan angan-angan
asap putih yang dihembuskan, …
Sebagai sukses,
sebagai jantan,
sebagai macho
sebagai syarat penjinak-pikat jelita impian, …
(Celetuk Eyang-ku, “Itu negara-mu, ‘Le ! … Bangsa-mu, mau jadi apa ?”)
Berita televisi hari ini :
“Stok tabung oksigen, amat cukup untuk penuhi pengidap rokok, paru-nya rusak”
(Roda ekonomi pun bergerak)
Itu-kah
yang kalian, …
Ingin wujud-kan ?
Di pembaringan merenung-renung, belum bisa tidur. 04:13 Jumat 10 Juni 2022
