Humor | Luka
Terima kasih duhai luka hati,
kau sungguh “bahenol nerkom”
kau telah membuarku
kini mawas diri
dan
berhati-hati, ….
Terutama pada orang yang tega mengakhiri bacaan ini !
Padahal belum sempat senyum pada-ku, …
(Iyaaa ! Kamu ! Gue jadi gemes deh !)
***
