Aneka Ilmu & TeknologiPUSPA RAGAM

Waktu, Apakah Gerangan ?

Ichwanuddin Idrus.

Sahabat Suara Ilmu, …

Pemahaman tentang massa, waktu dan ruang,
Tergantung pada tingkat intelektual seseorang,

Bagi yang awam,
ruang adalah tempat ia berada siang dan malam,
Sejak lahir hingga ajal membawanya ke lain alam.

Massa adalah dirinya sendiri,
Yang selalu bersama ke mana pun ia pergi,
Waktu baginya adalah besaran abstrak,
Yang menyertai langkahnya ke manapun ia bergerak.

Massa, ruang dan waktu,
Menurut fisikawan di masa lalu,
Adalah besaran absolut yang tidak bergantung kepada segala sesuatu.

Akan tetapi, bagi mereka yang selalu ingin tahu,
Bahasan tentang massa, ruang dan waktu,
Tidak berhenti di bab 1.

Albert Einstein membahas ketiganya di dalam teori relativitas,
Di dalam subbab yang berjudul Relativitas tentang Simultanitas,
Yang di sini tidak akan dibahas sampai tuntas,
Bukan karena waktunya kurang pas,
Tetapi lantaran cakupan pengetahuan yang sangat terbatas.

Konsep ruang, waktu dan massa,
Hanya berlaku di alam semesta,
Yang dimensinya hanya tiga.
Di sanalah manusia bersenang-senang,
Sampai waktu tertentu sejak sekarang.

Konsep ini tidak berlaku di akhirat,
Yang dimensinya lebih dari empat,
Atau bahkan berkali lipat.

Di dalam surga tidak ada manusia yang lebih tua,
Juga tidak ada pertambahan usia.
Semuanya sebaya,
Semuanya muda,
Sebagai konsekuensi tidak adanya waktu di sana.

Para penghuni surga tidak pernah sedih atau berduka,
Tidak juga cemas seperti di dunia.
Sedih berhubungan dengan waktu yang telah hilang,
Cemas berkaitan dengan bencana yang mungkin terjadi di masa datang.

Penghuni surga tidak merasakan keduanya,
Karena dimensi waktu tidak berlaku di alam baka.

Di dunia yang fana,
Waktu begitu berkuasa,
dan berguna.
Di dalam praktik riba,
Para rentenir memanfaatkannya sebagai pe”mark-up” nilai nominal pinjaman pertama,
Sehingga besarnya menjadi
berlipat ganda,
Setelah waktu berjalan satu perioda.
Mungkin inilah penyebab agama melarang praktik riba ,
Karena selain dapat membuat peminjam tersiksa dan makin sengsara,
Produk yang dijual adalah waktu (t) yang tidak ada wujudnya,
Yang dikemas sebagai variabel bebas bernilai 1, 2, 3 dan seterusnya,
Di dalam fungsi eksponensial,
Yang melibatkan suku bunga dan nilai pinjaman awal.

Ketika akhir tahun hampir menjelang,
Masa lalu kembali dikenang.
Masa depan pun mulai dirancang dengan teliti,
Agar peristiwa kelam yang pernah dialami,
Misalnya gagal mencari pelabuhan hati,
Atau salah memilih calon suami atau istri,
Tidak terulang lagi.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *