Puisi | Menjahit Hati
Soetiyastoko
Seperti ular sedang makan,
tak dikunyah
pelan-pelan langsung ditelan
Begitu pun senja kali ini
tubuh bola api tak berdaya
genap dibekap cakrawala
tanpa meronta
Pasrah-kah dia,
ikhlas-kah
ditelanjangi gelap hitam
Aku ingin belajar padanya
menjahit hati yang terobek rindu.
Tangerang, Selasa 15 Maret 2022, senja dalam mendung kelabu lengkap rintik bergerimis
