Puisi | Tatkala Masih Diberi Waktu, Dengar-lah Nurani Bisikan Hati (Renungan)

Tommy Wardiatmo
Masih ada waktu,
kita masih diberi waktu,
walau kita hanya menunggu
merenung
Diselimuti udara mendung
derai tinggi air langit,
Wajah alam semesta menyatu
dalam rasa,
dalam kalbu-hatiku
Air mata alam
telah berseru
saat me-rintik turun ke bumi
Sirami hamparan debu
yang mengkristal
jadi padatan tanah,
bumi ibu pertiiwi
Sahabat, …
Apakah kita telah menanam dan sematkan sekuntum bunga
mawar dan rangkaian melati
Di-sanggul ibu-mu,
ibu pertiwi
Hujan turun merintih tetes linang air mata alam
sepanjang pagi
Derai air langit
perwujudan cinta dari
Sang Kekasih,
Anugerah dari-Nya
kemuliaan alam semesta
Rasa -terasa
dalam jiwa-rohani
dan jasad-raga,
tepis
gelisah dan bimbang
campakan ragu ,
semua nafas dan waktu
bukan milik-ku, bukan milik-mu
Kusadari,
selayaknya nikmati-syukuri saja
dan
jalani, …
Suka duka
hanyalah perhiasan fana, …
Terima saja
usah ronta-geliat-tolak, …
Nikmati saja
dengan sabar,
tulus ikhlas
Yaa Allah, …
Sertai-lah kami dengan kasih-Mu
Tuntun-lah kami dengan karunia-Mu
Jadikan kami patuh
dan
hanya taat pada-Mu saja.
Bogor dengan lincah cucur langit di-ayun angin, menyapa hari minggu, hari pertama 1 Januari 2023
Permohonan kami pada-Mu Yaa Allah: Indonesia tetap
damai-sejahtera, bersatu. Berlimpah rejeki dan suka cita, bagi seluruh warga-nya.
Teriring salam untuk semua sahabat-ku Alumni SMA Negeri 1, tahun 1974.
Aamiin, …
